purple psychopath
Ia misterius dan sangat tenang,
Ia mengendalikan masalah dengan kebohonganya.
Ia tidak membunuh ataupun melukai
Hanya saja ketika dia membenci seseorang yang menyakiti dia, ia akan membuat orang tersebut menyesal secara perlahan. Itu yang akan membuat dia Senang☠
Hari terlihat tidak seperti biasanya, Hanya terlihat beberapa orang yang sedang menutup tokonya, aku terus melanjutkan langkah kaki Ku hingga aku melihat sekerumunan orang aku terus saja menerobos masuk sampai aku melihat seorang gadis 15thn tak bernyawa, seluruh tubuhnya ditutupi darah mata ku tak sengaja melihat bagian lengan kanan gadis itu terikat tali pita warna ungu saat beberapa polisi memasukan mayat gadis itu kedalam kantong besar berwarna kuning dan memasukan kantong itu kedalam mobil ambulan dan pergi menjauh.
( part 2 )
pukul menunjukan 6:30 aku menyelesaikan sarapan Ku dan menghambil ransel ungu bermotif bunga, aku mendekati ibu untuk berpamitan. Saat aku berjalan sekilas pandangan Ku melihat seseorang berhoodie ungu berdiri tidak jauh dari tempat kejadian ditemukan mayat gadis itu ia hendak berbalik kearah ku. Sampai akhirnya lisa menepuk bahu ku, lisa sangat terkejut melihat raut wajah ku lalu dia duduk dibangku nya dan mulai membuka percakapannya.
Lisa : Rin, kemarin aku lihat Ada mobil ambulan diblok c dekat rumahmu, apa kamu tau itu? Dengan wajah serius. Saat aku hendak berbicara tiba-tiba terdengar langkah pak budi wali kelas kami masuk diikuti siswa Berhoodie ungu pria itu membuka topi hoodienya sepasang mata coklat tua terus memandang Ku, pak budi mulai berbicara membuat pengumuman siswa Ber hoodie ungu Itu dan mempersilahkan siswa itu memperkenalkan namanya. Beberapa siswi terpesona akan ketampanan siswa Itu saat berbicara lalu pak budi mempersilahkan siswa itu duduk dimeja kosong bagian belakang.
Bel pulang sekolah berbunyi aku dan lisa mulai membereskan alat tulis kami pandangan ku melihat siswa misterius itu hendak berjalan keluar kelas aku buru-buru mengambil ransel dan bergegas mengikuti dia.
Komentar
Posting Komentar